Selasa, 30 Juli 2013

Senjata Cakra Baskara




Senajata Cakra dan Senjata Cakra Baskara









Senjata cakra sangat terkenal sebagai senjata yang mematikan, sebenarnya senjata cakra ada atau tidak. Didalam dunia spiritual yang saya ketahui, senjata cakara ini ada dua macam yang mempunyai sifat yang berbeda, Senjata cakra baskara dan senjata cakra, senjata cakra yang masih mengeluarkan aura putih keperak perakan bernama senjata cakra, ini sifatnya hanya sebagai peringatan dan penakluk supaya reda. Sedangkan Senjata Cakra Baskara sifatnya panglebur atau sifat pemusnah satru sekti, atau musuh yang sakti. Senjata Cakra Baskara akan mengeluarkan kuning keemasan. Jadi yang berbeda adalah aura yang dikeluarkan, kalau bentuknya semua sama. Kalau bisa melihat dengan mata batin seperti roda yang berputar, dan itu bisa naik turun, senjata ini bisa digunakan oleh pemiliknya sendiri, karena mendapatkan senjata ini harus dengan tatalaku dan ritual yang panjang, dan tidak bisa diminta, karena sudah menjadi jatah atau bagian dari Tuhan, biasanya dimiliki oleh orang yang mempunyai sifat welas asih dan sangat peduli dengan alam, yang saya maksud alam nyata dan alam ghaib. Pada waktu tertentu senjata ini akan digunakkan dengan petunjuk dulu, jadi tidak bisa digunakkan seenaknya sendiri. Tidak ada bacaan atau mantra untuk menggunakkannya, tapi hanya dengan mengheningkan cipta.

Senin, 29 Juli 2013

Rajah Kolo Cokro



Rajah Kolo Cokro







Dalam filosofi orang jawa, banyak yang menggunakkan banyak istilah yang berfungsi untuk menggugah rasa orang, kadang kesannya biasa atau kadang agak miring kedengarannya, tapi kalau ditelaah banyak makna yang terkandung didalammnya, bisa dikatakan aksoro kang sinandi, atau kalimat yang tersembunyi, kalau hanya melakukan apa adanya bisa terjerumus, makanya simtemnya mendidik rasa dengan mencari kebenaran yang sebenarnya, maka biasanya orang jawa itu jarang bloko atau terbuka, bisanya tahu kalau orang tersebut dapat menyelami maksudnya, maka kedewasaan berpikir sangat penting yang dibarengi dengan kematangan psikologi. Semakin banyak jam terbang dalam hdup, maka akan semakin banyak rahasia yang akan terungkap dengan sendirinya.

Kolo  Cokro, kolo yang berarti jelek, atau niskolo yang berarti waktu, Cokro bisa dikatakan cakram, atau perputaran, didalam meditasi ada kata cakram atau cakra yang ada didalam tubuh, yang berpengaruh dengan energy yang terdapat didalam tubuh, kalau energy tersebut terbuka akan menimbulkan energy yang luar biasa, yang semula dari energy cakra dasar sampai energy yang ada di cakra mahkota, ini sebenarnya dapat diibaratkan seperti menuang air dalam gelas. Ketika orang melakukan meditasi, dapat diibaratkan gelas yang terisi air yang kotor, semakin banyak air bersih yang dituangkan didalam gelas, maka semakin banyak air kotor yang tertuang dan hilang, semakin lama air akan menjadi bersih. Didalam meditasi seperti hal seperti itu, semakin banyak melakukan meditasi maka energy negative yang menutup dan membelenggu didalam tubuh, maka akan semakin banyak yang terbuang digantikan energy alam atau energy kosmos yang murni, kalau sudah bersih maka orang baru bisa mengetahui bahasa alam yang murni, bisa dikatakan sudah satu unsure atau frekfensinya sudah singkron dengan frekfensi alam, maka tidak mengherankan oaring bisa tahu bahasa tumbuhan, bahasa binatang atau bahasa yang berada didalam alam, termasuk bumi matahari atau bulan, yang sekarang ini kebanyakan baru berkomunikasi dengan sebangnya makluk halus, jin, ataupun khodam. Pada kisah Nabi Sulaiman yang bisa berbicara dengan binatang, atau Prabu Angling Dharmo yang bisa juga berbicara dengan binatang. Maka semakin bersih hati kita semakin terbuka juga penutup hati kita, maka akan semakin peka terhadap alam yang akhirnya dapat berkomunikasi dengan alam. Orang Jawa mengatakan disekno rasamu ojo dhisekake karepmu. Jadi kata seperti itu kalau kita jiwai dengan sungguh-sungguh dan dimengerti maka akan semakin pelajaran yang kita dapat dengan cara membaca dan praktek langsung dialam.

Rajah Kolo Cokro ini saya dapat dari Eyang lengkung Kusumo, yang diturunkan ke pakdhe Prono, Eyang Lengkung Kusumo pada jaman dulu termasuk denkat dengan Paku Buwono X, kalau ke kraton Surakarta Hadiningrat, masuk dalam ruangan Siti Hinggil terompahnya jarang dilepas.

Rajah ini berfungsi untuk menghilangkan kekuatan yang jelek atau sebagai pagar rumah atau pagar halaman. Caranya dirituali dengan cara berpuasa atau dengan cara lain, sampai mendapat petunjuk yang jelas. Seperti halnya kita akan pergi ke Solo, sebelum sampai di Solo jangan sampai berhenti kalau belum sampai tempatnya, seperti halnya mempelajari ilmu jangan berhenti dulu sebelum mendapatkan sesuatu apa yang kita tuju. Sebelum benar-benar bisa keluar atau kelihatan kekuatannya jangan sampai berhenti.

Doa Nur Muhammad



Doa Nur Muhammad




Doa Nur Muhammad ini saya dapatkan dari seorang yang sangat alim, yang usianya sudah 110 tahun, dalam usia setua itu beliau masih sangat kuat dan tekun dalam kehidupan sehari-hari, beliau adalah Eyang Ahmad Sardi yang berasal dari desa Genteng, Singosari, Mojosongo. Beliau adalah salah satu santri dari Eyang Kyai Sirat yang makamnya di Makam Haji Sukoharjo. Beliau bercerita mendapatkan doa ini tidak dengan belajar mencari doa, tapi mendapatkan dengan cara berperihatin atau melakukan ritual keagamaan di masjid, beliau bersama gurunya sedang dimasjid, ditengah khusuknya melakukan dzikir ada secarik kertas yang jatuh dari atas sebesar sigaret kretek yang bertuliskan Arab Gundul yang berwarna merah darah, lalu diambillah oleh gurunya dan diberikan kepada Eyang Ahmad Sardi, dan berkata :

            “ Di iki jatahmu, tampanono….!”
            “ Njih pak, meniko punopo?”,
            “ Iki sing diarani dongo Nur Muhammad, iki wernane abang nanging yen wis kowe apal bakal dadi ireng, banjur ilang, saranane kudu ditebusi poso nem dino pitung wengi, lekase magrib bukane magrib, kang pungkasan diterusake temeko esuk lagi keno badar, bukone sego sak perese lepek lan ngombene banyu bening amung sak gelas, sakjroning nindakake tirakat pendak bakda magrib kudu di woco kaping skeet, yen wis rampung sing nirakati diwoco bar magrib sing penting ganjil, ora keno gonta ganti, lire yen di woco kaping pisan yo pisan wae, yen di woco kaping telu yo ping telu terus sak lawase pendak bar magrib”.
Dalam mengajarkan beliau sangat terbuka dan langsung saja member walaupun itu baru saya ketemu pertama kalinya, luar biasa mau berbagi ilmu. Yang kadang orang-orang tertentu itu dikomersilkan, selama 3 hari saya mencoba untuk menghapalkan saya tidak hapal, karena sangat bingung saya terus kirim surat Fatikhah ke beliau, tidak ada sejam sudah hafal diluar kepala, sebaiknya kalau mau menggunakkan silahkan diikuti tata caranya dulu, ibaratnya kita mau menggunakkan pisau harus diasah dulu baru digunakkan supaya ada kekuatannya.

Tatacaranya :

1.    Mandi besar dulu dan sekalian berwudhu
2.    Setelah  melakukan sholat magrib baca ini dulu :
a.    Kirim Surat Al Fatekhah ke Nabi Muhammad SAW
b.    Kirim Surat Al Fatekhah ke Syech Abdul Khodir Jailani
c.    Kirim Surat Al Fatekhah ke Para Waliallah
d.    Kirim Surat Al Fatekhah ke Eyang Kyai Sirat Pajang
e.    Kirim Surat Al Fatekhah ke Eyang Ahmad Sardi
f.     Kirim Surat Al Fatekhah ke Malaikat jibril
g.    Kirim Surat Al Fatekhah ke Nur suci kita sendiri
h.    Baca doa Nur Muhammad 50 x

3.     Lakukan ritual puasa 6 hari 7 malam, makannya nasi putih selepek  tapi harus rata tidak boleh menggunung, minumya air bening segelas, kalau mulainya kamis sore malam jum’at, maka selesainya adalah kamis pagi,

Ini adalah doanya : 

            Bismillahirrohmanirrohim
            Allahumma sholingala sayidina Muhammad
            Wan gala sayidina Muhammad
            Salallah ngalaihi wasalam
            Fal’a hidayah wadzatullah
            Liqaqika min kulli jihadin wabarik wasaliim
Lain tihaka lania haka
Al awalu wadhohiru wal batina
Minanurin Muhammad salallah ngalaihi wasalam.

Manfaatnya :

1.    Untuk pagar ghaib
2.    Menghilangkan sihir, jengges tenung, santet dan lainnya
3.  Menghilangkan ilmu atau meetralisir ilmu yang tidak baik didalam tubuh seseorang, bisa dipakai untuk merukiyah atau meruwat.
4.    Membentur kekuatan makluk halus atau sebangsa siluman
5.    Membersihkan rumah, dengan cara ambil garam, bacakan doa Nur Muhammad, tahan nafas sebentar kemudian tiupkan di garam, dan sebar seluruh pekarangan atau tanah yang mau dibersihkan.


Semoga bermanfaat dan digunakkan dijalan yang benar, sesuai isinya untuk berjihat dijalan yang benar, dan jihat yang paling besar adalah memerangi hawa nafsu kita sendiri.